Perang Salib

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
DR SARAH A-ZHARI.jpeg
ASTAGA! Artikel ini mengandung SARA(H) !!!.
Artikel ini sudah terlalu banyak mengandung SARA, melecehkan agama, mengandung pelecehan seksual, kata-kata kasar kaya PAKAK/DENGKULMU KREWAK, ada banyak gambar pornonya atau menyalahgunakan nama artis Prilly Latuconsina atau Sarah Azhari.

Awas! Nanti Sarah Azhari akan menengok anda! Jika anda fansnya Sarah Azhari merasa tersinggung oleh artikel ini silakan pukul komputer anda dengan Mini Cooper S milik Lamar Davis.

Stophand.svg
Bahaya, kemungkinan anda setelah ngeliat artikel ini bisa pingsan!


Jumlah Tolololpediawan yang pingsan:

CounterZero.gifCounterZero.gifCounterZero.gifCounter5.gifCounter4.gifCounter3.gifCounter2.gif
Loading database...

NB:Jika Anda bermasalah dengan Perang Salib, pukul komputer Anda dengan tendangan Sparta milik Zulfikar atau mesin cuci milik Krisdayanti.

Cewek pingsan 1.gif
حتوي هذه المقالة على لهجة عربية
كن حذرا إذا كنت قد تم إلى دبي، وبرج خليفة الذي يصعد باستخدام الحبل.
كما هو الحال في الشرق الأوسط وشمال أفريقيا.
Camel riding.jpg
Bendera Uni Eropa Versi A. Widhi.png
Artikel ini mengandung unsur Eropa

Hati-hati jika anda berkunjung ke negara-negara Eropa, memuja Eurovision Group, menonton berita terbaru di Euronews Eurovision News, menonton pertandingan olahraga di Eurosport Eurovision Sports 1 dan Eurovision Sports 2, menonton UEFA Champions League, mendengarkan lagu-lagu Kontes Lagu Eurovision, makan pizza, kroket dan kawan-kawan, memakai ponsel Alcatel, Nokia dan kawan-kawan dan hal-hal lainnya yang berbau Eropa!

Patung telanjang.png
ARTIKEL INI MENCANDVNC VNSVR ROMAVI

HATIII IIKA ANDA TERLIBAT DENCAN HALII IANC BERBAV ROMAVI, SEPERTI MEMPELAIARI SEIARAH ROMAVI, COLOSSEVM, IVLIVS CAESAR, SEBELVM MASEHI ATAV HAL LAINNIA IANC BERKAITAN DENCAN ROMAVI!

KALAV TIDAK SVKA AMA ROMAVI, SILAKAN ANDA BAKAR SEMVA BVKV SEIARAH MILIK PROTOCETVS.

Perang Salib
Crusade
CrusadeCOC.jpg
Rekonstruksi "Siege of Tripoli" (Pengepungan Tripoli) dalam game bodoh Clash of Clans, tampak di pojok kiri bawah adalah Raja Beowulf dari Kerajaan Normandia sedang memberi komando mengepung istana Sultan Murtaddin dari Kesultanan Misri.
Waktu: Zaman Purba
Tempat: Eropa dan Timur Tengah
Status: Berakhir Damai
Hasil: Para pemimpin negara-negara kedua-belah pihak ditangkap dan diadili oleh Dewa Zeus di Istana Valhalla (surga)
Negara yang berperang
Legiun Salib
Kekaisaran Romawi
Kerajaan Normandia
Kerajaan Francia
Kerajaan Prussia
Kerajaan Bavaria
Bantuan:
Kerajaan Skandinavia
Jemaah Jamiliyah
Kesultanan Palestina Raya
Kesultanan Misri
Kesultanan Farsi
Kesultanan Arabi
Bantuan:
Kaum Hittin
Warga Turki
Pemimpin
Dewa Lucifer
Kaisar Roissurio (Romawi)
Raja Beowulf (Normandia)
Louis VII (Francia)
Countess of Edessa (Francia)
Raja Conrad II (Bavaria)
Raja Göring V (Prussia)
Gubernur Platonius (Yerusalem)
Raja Hrothgar (Skandinavia)
Dewa Ifrit
Sultan Abdul Kuffar I (Palestina)
Sultan Abdul Kuffar II (Palestina)
Sultan Murtaddin (Misri)
Sultan Nazaruddin I (Misri)
Sultan Faraj III (Farsi)
Sultan Abdurraisyah (Arabi)
Jahiluddin Al-La'nati (Hittin)
Kekuatan Militer
Kurang Lebih 1.500.000 Pasukan Lebih Kurang 1.500.000 Pasukan
Korban
900.000 pasukan tewas, 800.000 rakyat sipil tewas, 1.000.000 luka-luka, 1.000 kapal Viking dikabarkan hilang, dan seorang terkena pembodohan (Kamu) 800.000 pasukan tewas, 750.000 rakyat sipil tewas, 1.500.000 luka-luka, dan mbokmu (juga terkena pembodohan)
Bouncywikilogosmall.gif
Ternyata Wikipedia telah membuat artikel tandingan yang judulnya sama. Untuk itu sebaiknya anda berhati-hatilah saat membuat artikel, sebab zombie Jimmy Wales selalu memantau artikel yang anda buat, lalu si Jimmy mencoba untuk menyamai judul artikelnya. Ini artikelnya: Perang Salib.

Perang Salib (Bahasa Inggris: Crusade) adalah perang antara 2 agama besar manusia purba di masa lampau, antara agama Kamasuthran dan agama Jamiliyah. Perang ini terjadi selama beberapa dekade dan berakhir tanpa kejelasan yang pasti. Namun di abad 23 M, manusia yang menganut dua agama besar ini sepakat untuk berdamai supaya anak-cucu kita tidak menjadi korban distorsi sejarah yang dilakukan oleh Roy Suryo.

Latar Belakang[sunting]

Tong Sam Cong kaget tidak menemukan kitab suci.
Sultan Murtaddin menyatakan Perang terhadap Romawi

Perang ini dilatarbelakangi oleh aksi huru-hara di Palestina antara umat Jamiliyah dengan umat Kamasuthran soal sengketa tanah yang seharusnya dalam praperadilan, kepemilikan sah lahan perkebunan singkong di Yerusalem adalah milik seorang juragan Jamiliyah yang bernama Abu Dajjal. Namun hakimnya, Yosefus Beelzebub adalah pro-Kamasuthran. Demo ini memakan korban seorang penganut Kamasuthran yang merupakan putra mahkota Kerajaan Milan, Pangeran Piccolo. Mayat Piccolo ditemukan mengambang di Sungai Yordan.

Pada tahun 891 SM, Kaisar Roissurio dari Kekaisaran Romawi yang beragama Kamasuthran menuntut Sultan Abdul Kuffar I dari Kesultanan Palestina yang beragama Jamiliyah untuk segera menangkap pelaku pembunuh Piccolo. Sang Sultan menanggapi dingin tuntutan Sang Kaisar. Menurut Sultan Abdul Kuffar, kematian Piccolo adalah kasus pembunuhan biasa, Negara tidak perlu mengintervensi. Lagipula Piccolo adalah putra mahkota Milan, bukan Romawi. Jadi itu bukan urusan Romawi.

Kaisar Roissurio geram merasa direndahkan dan mengultimatum Sultan Abdul Kuffar I untuk segera mengusut kasus pembunuhan yang dipolitisir. Bila tidak, dalam waktu kurang dari 90 jam, Romawi akan menyerbu Palestina dan membantai seluruh keluarga ningrat Sang Sultan.

Namun pada pukul 25.00 dini hari, terdapat kerusuhan antar agama di Yerusalem. Kerusuhan itu disulut akibat saling menghina antar umat beragama yang ternyata diprovokasi seorang ateis yang bernama Tong Sam Chong dari Cina. Tong Sam Chong adalah seorang guru kungfu Songoku (Kera Sakti) di Cina yang sedang mencari kitab suci. Sayangnya, ketika Tong Sam Chong tiba di Yerusalem, dia malah memprovokasi warga untuk saling berperang. Alasan Tong Sam Chong sederhana, jika ada kerusuhan antar Kamasuthran dan Jamiliyah, maka kuil-kuil sesembahan mereka akan kosong. Di saat kerusuhan terjadi, Tong Sam Chong segera melawat ke Kuil Kamasuthran dan Jamiliyah dengan harapan dapat menemukan kitab suci yang dicarinya selama ini.

Ketika kerusuhan terjadi, massa pendukung Romawi meneriakkan yel-yel dalam Bahasa Yunani: "Yamiliatos! Matilae kalianos semmoua!" (Jamiliyah! Matilah kalian semua!). Sedangkan massa pendukung Palestina meneriakkan yel-yel dalam Bahasa Arab: "Mamfusla qolliyan ya Qaum Kamasuthroniyah!" (Mampuslah kalian hai Kaum Kamasuthran!). Akhirnya kerusuhan ini berdampak konflik SARA yang sangat masif.

Mendengar kabar ini, Kaisar Roissurio meminta bantuan Kerajaan Francia, Kerajaan Prussia, Kerajaan Bavaria, dan Kerajaan Normandia. Keempat kerajaan ini bersama Romawi membentuk legiun yang disebut Stavrós Legiunae (Legiun Salib). Dinamai salib karena misi utama legiun ini adalah menyalib Sultan Abdul Kuffar I. Legiun Salib segera mengirim 300.000 pasukan laut, 500.000 pasukan darat, dan 1 astronot.

Kabar Stavrós Legiunae tersiar cepat hingga Palestina. Sultan Abdul Kuffar I segera membentuk jamaah yang disebut Jama'atul Jamiliyyah (Jemaah Jamiliyah) yang terdiri atas 3 negara; Kesultanan Misri, Kesultanan Arabi, dan Kesultanan Farsi. Mereka menghadang benteng di Yerusalem dengan meriam nuklir dan sisanya menghadang pasukan darat Legiun Salib di wilayah Turki.

Persiapan[sunting]

Kedua belah pihak mengadakan persiapan antara lain:

Persiapan Legiun Salib[sunting]

  • Berdoa kepada Dewa Lucifer memohon restu keberangkatan pasukan dalam perang kudus ini.
  • 300.000 pasukan laut, 500.000 pasukan darat, dan 1 astronot.
  • 50.000 relawan yang menjadi pemanah, 60.000 relawati yang menjadi pelacur.

Persiapan Jemaah Jamiliyah[sunting]

  • Berdoa kepada Dewa Ifrit memohon restu ke medan perang suci ini.
  • 20.000 meriam nuklir dan 400.000 pasukan darat ke Turki.
  • 40.000 relawati yang menjadi harim, 30.000 relawan yang menjadi juru kunci.

Perang Salib I[sunting]

Pertempuran Camelia[sunting]

Pasukan Normandia tiba di Istanbul dan menjarah harta benda milik warga Turki pada tahun 911. Sehari kemudian, disusul pasukan Bavaria dan Prussia. Mereka berangkat melanjutkan perjalanan ke dusun Camelia (Bahasa Arab: Qamiliyah) dan membunuh bupati di sana. Mereka menetap selama 3 hari di Camelia.

Pasukan Farsi tiba di perbatasan antara desa Camelia dengan desa Cytherea (Bahasa Arab: Shitrah) pada hari kedua tibanya Legiun Salib. Jenderal Rudolf Hitler dari Bavaria mengetahui kedatangan mereka dan mulai mengirim pasukan ke perbatasan. Sejumlah pasukan Farsi tewas dipenggal kontolnya kepalanya. Beberapa di antaranya mundur ke Barat hingga datanglah pasukan Misri dan Arabi. Jenderal Thayib Al-Munkari dari Misri segera menyerbu Legiun Salib di Camelia. Sejumlah pasukan Legiun Salib kocar-kacir ke Timur dan Tenggara. Sebagian ke desa Armenia. Sebagian lagi ditawan di Camelia.

Jemaah Jamiliyah berhasil menghalau pasukan darat Legiun Salib ke berbagai wilayah. Di saat gencatan senjata, Jenderal Hitler mengirim utusan untuk menawarkan penebusan untuk para tawanan berupa emas seberat 20 kg kepada Jenderal Al-Munkari. Jemaah Jamiliyah meminta 35 kg tapi tidak disanggupi oleh pihak Legiun Salib. Tanpa tedeng aling-aling tetek-bengek, Jemaah Jamiliyah mengejar sisa-sisa pasukan Legiun Salib dan membantai semuanya tanpa habis. Pertempuran yang dikenang sebagai Pertempuran Camelia ini dimenangkan Jemaah Jamiliyah.

Pertempuran Yaffa[sunting]

Legiun Salib pasukan laut tiba di pelabuhan Yerusalem dan segera menembakkan meriam-meriam kapal mereka. Namun meriam-meriam milik Jemaah Jamiliyah lebih kuat karena mengandung nuklir yang terbuat dari oksidasi nitrat batu akik. Namun karena teknologi di masa lampau belum semaju sekarang, rupanya meriam nuklir Jemaah Jamiliyah tidak berfungsi akibat cuaca ekstrim yang melanda perairan Jawa yang dampaknya hingga ke Yerusalem. Akhirnya pelabuhan Yerusalem rusak dan pasukan Legiun Salib segera mendarat menuju Yaffa untuk menangkap Sultan Abdul Kuffar I.

Ternyata pasukan darat yang dimiliki Jemaah Jamiliyah terbatas. Sementara pasukan darat yang dikirim ke Camelia belum pulang. Akhirnya dalam sekejap, Sultan Abdul Kuffar I diringkus dan dihukum pancung di pusat kota Yaffa yang menandai kejatuhan Kesultanan Palestina. Akan tetapi, putra mahkota Palestina, Pangeran Abdul Kuffar II berhasil kabur ke Antiokhia dan membentuk Pemerintahan Darurat Palestina. Sementara itu Yerusalem sudah dikepung oleh pasukan Misri. Legiun Salib yang berkuasa di Yaffa segera melempari bom molotov ke Yerusalem dan pasukan Misri kocar-kacir ke Tripoli. Pada pertempuran ini, Legiun Salib memenangkan pertempuran.

Pengepungan Tripoli[sunting]

Salah satu pasukan Legiun Salib, yaitu pasukan Francia, dikirim ke Tripoli dari Yerussalem untuk menaklukkan Kesultanan Misri. Sultan Murtaddin mendapat bantuan dari Farsi berupa benteng untuk menahan laju invasi Francia. Salah seorang bangsawati Francia, Countess of Edessa mengultimatum Sultan Murtaddin agar segera menyerah dan mengakui kedaulatan agama Kamasuthran.

Sultan Murtaddin justru mengirim hadiah kepada Countess of Edessa berupa bangkai tikus yang menandakan mereka tidak akan menyerah. Benteng Tripoli dihancurkan dengan timah panas dan asbes. Sultan Murtaddin berhasil ditangkap pula dan dihabisi di tempat. Pertempuran ini menandakan berakhirnya Perang Salib I yang dimenangkan kubu Legiun Salib.

Perang Salib II[sunting]

Abdul Kuffar II, putra Sultan Abdul Kuffar I mendirikan Kesultanan Palestina Darurat di Antiokhia. Sementara di Yerusalem, Platonius diangkat menjadi Gubernur Yerusalem. Yerusalem di bawah kekuasaan Kekaisaran Romawi. Countess of Edessa merayakan kemenangan Perang Salib I dengan tarian striptease di kota Yaffa.

Di masa reses, Sultan Abdul Kuffar II mengangkat Jenderal yang piawai dan melegenda, yaitu Jenderal Muhidin Al-Kayyubi. Jenderal Muhidin membentuk pasukan militan siap mati yang direncanakan akan merebut kembali kota Tripoli, Yaffa, Tyrus, Yordan, dan Yerusalem dari Legiun Salib.

Pertempuran Hittin[sunting]

Sementara itu, bekas jenderal Misri, Habib Basyah menyewa para pembunuh handal, serigala-serigala padang pasir, yang menyebut diri mereka Kaum Hittin (Bahasa Inggris: Assassin). Kaum Hittin dipimpin oleh Jahiluddin Al-La'nati disewa untuk merebut kota Tripoli dan Yordan, sekaligus menangkap Countess of Edessa yang direncanakan melawat ke Tripoli akhir bulan Desember 1123.

Jahiluddin mengirim sejumlah pemanah handal yang telah dilumuri Asam Sulfat di setiap anak panahnya. Panah racun itu mengenai sejumlah pasukan Francia yang berjaga-jaga di pos-pos hansip Tripoli. Serangan Hittin tiba-tiba itu memaksa Francia dan Bavaria menyerbu Jahaluddin di markas Hittin.

Jahiluddin merebut Tripoli.

Namun, Kaum Hittin berhasil menculik Countess of Edessa dan dipasung di Bukit Sinai. Pasukan Francia dan Bavaria tiba di bukit itu dan kaget melihat putri ningrat kerajaan mereka dipasung. Jahaluddin mengumumkan seluruh pasukan Francia dan Bavaria untuk menyerah dengan cara meletakkan senjata, kuda, pedang, meriam, dan tank di Bukit Valhalla kepada Kaum Hittin paling lambat pukul 03.00 dini hari. Para pasukan datang ke Bukit Valhalla dan menyerahkan senjatanya.

Sesaat setelah diserahkan senjatanya, Kaum Hittin langsung memenggal kepala seluruh pasukan Francia dan Bavaria tanpa sisa. Setelah seluruh pasukan tewas, Countess of Edessa diperkosa secara bergilir oleh Kaum Hittin sampai mati keenakan. Mayat Countess of Edessa dimutilasi, vaginanya dikirim ke Yerusalem.

Melihat vagina Edessa yang sudah dirogol dan dimutilasi itu, Raja Beowulf dari Normandia marah dan menghina Kaum Hittin dan seluruh umat Jamiliyah sebagai kaum barbar. Raja Beowulf bahkan tidak segan-segan datang ke Yerusalem dari Pulau Britania Raya dengan sumpah untuk menghukum Jahiluddin.

Sementara itu kota Tripoli sudah jatuh ke tangan Kaum Hittin dan dikembalikan ke keluarga Sultan Murtaddin. Pengganti Sultan Murtaddin adalah Sultan Nazaruddin I, keponakan Sultan Murtaddin. Sultan Nazaruddin I memberi penghargaan berupa lencana kuda kepada Jahiluddin dan Kaum Hittin diberi hadiah berupa beras dan gandum.

Penaklukkan Yerusalem[sunting]

Di Antiokhia, Sultan Abdul Kuffar II mengirim pasukan sebanyak 100.000 yang dipimpin Jenderal Muhidin Al-Kayyubi ke Yerusalem pada tahun 1234. Gubernur Platonius kaget melihat banyaknya jumlah pasukan Muhidin. Kota Yerusalem dalam sekejap sudah dikepung.

Jenderal Muhidin mengultimatum Legiun Salib untuk pulang kampung. Jika tidak, mereka akan dibantai habis tanpa sisa. Pasukan Prussia dan Normandia berkemas dan pulang kampung. Sementara pasukan Romawi menunggu bala bantuan baru dari Raja Beowulf berupa 95.000 pasukan Normandia. Tapi amat disayangkan, pasukan Normandia di Yerusalem sudah pulang kampung duluan. Di laut, mereka bertemu dengan kapal-kapal Raja Beowulf yang sedang dalam perjalanan menuju Yerusalem. Sontak Raja Beowulf marah pasukannya pulang kampung, Raja Beowulf menghukum para pasukan pengecutnya dibuang ke laut.

Jenderal Muhidin segera menyerbu Yerusalem dan menangkap Gubernur Platonius. Sang Gubernur diminta untuk pulang kampung juga. Itulah kebaikan hati Jenderal Muhidin untuk membiarkan Romawi pulang kampung. Gubernur Platonius menolak pulang kampung, dia takut dihukum mati sepulangnya ke Roma. Gubernur Platonius memutuskan hijrah ke Nusantara dan menjadi petani di Sumatra. Penaklukan Yerusalem dimenangkan kubu Jemaah Jamiliyah dan menandai berakhirnya Perang Salib II.

Perang Salib IIIA dan IIIB[sunting]

Pasukan Kerajaan Normandia yang dipimpin langsung oleh Raja Beowulf tiba di Gaza. Sang Raja menyamar menjadi pedagang Eropa dan pergi ke Yerusalem. Sementara itu, Kaisar Roissurio di Roma meminta bala bantuan berupa perompak Viking dari Kerajaan Skandinavia (Kaum Nordik). Raja Hrothgar di Skandinavia menyanggupi mengirim Viking-viking untuk menyerbu Yerusalem. Karena peristiwa peperangan ini terjadi di waktu yang bersamaan, para sejarahwan sepakat menamai Perang Salib IIIA dan Perang Salib IIIB, sekaligus memudahkan para PNS untuk menghapal sejarah ini pada Ujian Penyetaraan Eschelon IIIA dan IIIB.

Perang Tiga Hari (Perang Salib IIIA)[sunting]

Raja Beowulf dan 95.000 pasukan Normandianya tiba di Gaza dan menyamar menjadi saudagar minyak dari Eropa dengan nama samaran Wilhelmus Müller. Müller tiba di Yerusalem dengan 30 unta dan 3000 barrel minyak jelantah. Penampilan Wilhelmus begitu mencolok sehingga setibanya di Yerusalem, warga Yerusalem berkerumunan melihat kedatangan saudagar yang begitu kaya. Wilhelmus dengan percaya diri berkata dalam Bahasa Ibrani: "Shalom Qoum Yerushalayim! Perchenalqan achou Wilhelmus darri Hollanda. Aqoumahu mambelli 50 lafaq ditziney!" (Hai penduduk Yerusalem! Perkenalkan aku Wilhelmus dari Belanda. Aku ingin membeli 50 lahan di sini!).

Tiba-tiba, 2 orang tentara Palestina menculik Wilhelmus, dengan tuduhan membawa Kokain dan membawanya menghadap Sultan Abdul Kuffar II. Sang Sultan melihat gelagat mencurigakan Wilhelmus dan mulai menginterogasinya. Kedoknya terungkap ketika seorang utusan dari Gaza menghadap Sultan Abdul Kuffar II dan mengatakan pasukan Normandia telah tiba di Gaza. Dan diketahui pula, Wilhelmus bukan datang dari Belanda, melainkan dari Markas Inggris di Gaza. Sang Sultan memerintahkan untuk menghukum mati Wilhelmus aka Raja Beowulf.

Di Gaza, pasukan Normandia mengetahui raja mereka telah dihukum mati. Jenderal Shakspiwyr marah dan segera menginvasi Yerusalem. Sultan Abdul Kuffar II meminta tolong Kerajaan Farsiyah untuk menghadang mereka di Bethlehem. Pertempuran antara Normandia versus Farsi dan Palestina terjadi selama 3 hari dan dimenangkan Jemaah Jamiliyah.

Perang Misterius (Perang Salib IIIB)[sunting]

Perang ini dinamai The Mysterious War (Perang Misterius) karena memang misterius. Semua diawali dari upaya Kaisar Roissurio dari Kekaisaran Romawi yang meminta bala bantuan dari Kerajaan Skandinavia berupa perompak-perompak Viking. Raja Hrothgar mengirim Viking ke Yerusalem untuk menyerbu Kesultanan Palestina. Sementara Romawi berencana mengirim pasukan untuk menaklukkan Kesultanan Arabi dan Kesultanan Farsi. Namun peristiwa misterius terjadi, kapal-kapal Viking hilang di tengah perjalanan sehingga tidak terjadi perang hingga Perang Salib selesai.

Spekulasi bermunculan di abad ke 24. Sejumlah ilmuwan berpendapat, kapal-kapal Viking diculik alien dari Dimensi ke-9. Hal ini dapat dibuktikan dari ditemukannya kompas milik salah seorang kru kapal Viking yang hilang du tengah laut. Di kompas itu, arah utara malah menghadap ke tenggara. Terdapat anomali gravitasi pada kompas tsb, partikel graviton yang dipancarkan melalui radiasi kosmik di Laboratorium CERN di Geneva memecah quark menjadi +u/d --- -d/d, sehingga simultanitas partikel subatomik pada partikel graviton itu mencapai 2,34 x 10^22 kJ/s. Hal ini berdampak pecahnya partikel boson pada atom Oksigen dan Karbon menjadi O2 + CO + CO2 + O3 ==> H + O2CH + CO3 + JKT48 + 2CH3O3 + H3O dengan medan elektromagnetik quark mencapai -u/+d --- -u/+ud sehingga F(g) = mc^2 × n-1 [▪ n = 0^-1] = 2,5*3,25^2 x 4-1 [0,234 x ß1Y1 + C atau 1,1x dx + JKW = ???? (syntax error). Anomali ini berdampak pada peluruhan energi kosmos magicjar pada syaraf kebingungan kamu ke dalam ikatan kovalen O dengan C sehingga partikel graviton menjadi kacau, orbit quark-nya terbias menjadi asbes subatomik. Hal ini dapat mengubah eter manusia dari 3D (3 Dimensi Ruang; Panjang x Lebar x Tinggi) dan 1D (1 Dimensi Waktu; t) menuju 9D (Dimensi Tesseract) pada inti black hole Gargantua. Itulah sebabnya kuat dugaan kapal-kapal Viking diculik makhluk berdimensi 5, para alien yang hidup di Bumi tapi beda dimensi.

Spekulasi lain muncul. Contohnya, baru-baru ini, seorang pemuda Jepang penggila film-film sci-fi yang bernama Nobita Ozawa mempublikasikan pendapatnya tentang adanya "mesin waktu" milik Doraemon. Kemungkinan kapal-kapal Viking dibawa oleh Doraemon di masa depan untuk diteliti. Nobita mengaku bahwa dia telah melakukan penelitian terhadap naskah-naskah kuno, yaitu komik "Doraemon" selama lebih dari 25 tahun sehingga menguatkan dugaannya akan penculikan kapal-kapal Viking oleh Doraemon di masa depan.

Kembali ke sejarah. Peristiwa hilangnya kapal-kapal Viking sampai ke Yerusalem. Sultan Abdul Kuffar II pun keheranan, karena beliau tahu Viking adalah perompak laut terhandal dan terganas setelah Barbarossa. Sultan Abdul Kuffar II mengirim sejumlah pasukan SAR untuk mengevakuasi dugaan kecelakaan di laut. Sultan Abdul Kuffar II pun mengirim e-mail ke Raja Hrothgar berupa ucapan turut berbelasungkawa atas musibah ini. Kaisar Roissurio pun turut mengirimi pasukan SAR ke laut dimana Viking menghilang.

Sesampainya pasukan SAR Romawi ke laut tsb, mereka menemui pasukan SAR Palestina di sana. Mereka tiba-tiba menghentikan pencarian jenazah Viking dan berperang di sana. Perang ini mengakibatkan tewasnya lebih dari 25.000 pasukan Romawi dan 25.000 pasukan Palestina. Perang misterius ini berakhir seri, karena banyak korban tewas dari kedua-belah pihak, baik pihak Legiun Salib maupub pihak Jemaah Jamiliyah, mungkin diculik Cendekiawan Science Fiction untuk dibawa ke Abad 25 untuk diteliti sebagai Pelajaran Biologi Dan Sejarah. Akhirnya Dewa Zeus turun ke Bumi dan menangkap dalang-dalang Perang Salib. Peristiwa penangkapan dalang-dalang ini ke surga menandai berakhirnya Perang Salib.

Akhir Perang Salib[sunting]

Pasca hilangnya kapal-kapal Viking dan tewasnya para tentara dari kedua-belah pihak, para pemimpin negara bingung menentukan strategi perang selanjutnya. Di masa itulah, Dewa Zeus akhirnya turun ke Bumi, menyamar menjadi saudagar bernama Richard LionHeart atau Salahuddin Ayyubi dan menangkapi sejumlah petinggi negara. Namun karena kebaikan Hati, Zeus juga tidak hanya menangkap tetapi memberi permohonan maaf dari Rakyat Dunia akibat Peperangan ini.

Kedatangan Zeus[sunting]

Dewa Zeus tiba di Bumi, tepatnya di Yerusalem. Dia menyamar menjadi tokoh-tokoh tadi. Zeus langsung menangkap Semua Pemimpin. Ajaibnya, Pemimpin itu ditangkap ketika dalam keadaan sedang melakukan sesuatu yang harus diselesaikan.

Kaisar Roissurio yang sedang Goyang Caesar ditangkap dalam keadaan telanjang. Abdul Kuffar II ditangkap dalam keadaan Kotor jatuh ketengah sungai Tigris. Tong Sam Cong, Dalang Perang ditangkap ketika sedang kegirangan mendapat Kitab Suci. Sultan Nazaruddin yang sedang gunting rambut langsung ditangkap. Göring V yang sedang menangkap Kuda Peliharaannya langsung ditangkap. Raja Hrothgar dari Viking yang sedang menonton Bola Viking vs The Jak langsung jatuh tersedak biji duren, lalu Zeus menyelamatkan dan langsung menyalaminya, namun ketika salaman, Dewa Zeus langsung menarik dan menangkap Hrothgar. Al-La'nati yang sedang berenang di Laut Merah tenggelam, lalu diselamatkan Dan langsung ditangkap. Shakspwyr yang lagi wisata ke Tibet ditangkap juga. Kasaruddin Al-Adzabi juga ditangkap, ketika Ia Berak di Celana. Thayibul Munkari juga ditangkap dalam keadaan Lambungnya lagi dioperasi. Sementara Dewa Ifrit Dan Lucifer serta Batara Kusuma yang sedang berantem di langit kelima ditangkap dengan Rentetan Tembakan dari Pasukan Malaikat yang banyak.

Akhirnya Zeus meringkus dalang-dalang utama serta para penjahat perang. Selama 10 hari, Dewa Zeus berhasil menangkap:

Pengadilan Militer Akhirat[sunting]

Mereka semua di sidang dalam Pengadilan Militer Akhirat didakwa atas kejahatan perang. Mereka divonis sebagai penjahat perang dan dihukum masuk neraka sebagai pemurnian jiwa. Terlihat Sultan Murtaddin Dan Beowulf sedang mandi bersama dengan Lilin meleleh.

Hikmah[sunting]

Dari narasi sejarah ini, kamu dapat memetik hikmah bahwa sebenarnya kamu itu bodoh sekali kalau kamu baca dongeng fantasi Perang Salib di Tolololpedia ini. Namun jika kamu merasa waras, aku menyarankanmu untuk membaca artikel tentang Perang Salib di Wikipedia, silahkan kamu ke sini

Video[sunting]

Macam-Macam Perang Akbar
Prajurit Cosmic Faction.jpg
10 November 1945 | Invasi Belanda ke Indonesia | Invasi Rusia ke Azerbaijan | Invasi Tolololpedia Desember 2007 | Invasi Tolololpedia Agustus 2009 | Invasi Tolololpedia April 2009 | Konflik 7 Suporter | Konflik Rusia | Peperangan Jamiliyah melawan Kerajaan Taman Lawang dan kawan kawan | Perang Anti UnWiki | Perang Besar Kakus | Perang Chile | Perang Diponegoro | Perang Dunia IV | Perang Dunia V | Perang Dunia VI | Perang Dunia VII| Perang Galaksi | Perang Galaksi II | Perang Galaksi III | Perang Galaksi IV | Perang Ganyang Malaysia | Perang Gitalovers | Perang Indomie VS Es Be Ye | Perang Indonesia-Australia | Perang Jancis-Italia | Perang Kaspersky-Nohara | Perang Kemerdekaan Azermania | Perang Candu | Perang Klaim Dunia II | Perang Klaim Dunia III‎ | Perang Klaim Dunia IV | Perang Klaim Dunia VII | Perang Dunia Abad Pertengahan | Perang Mali-Amerika | Perang Vietnam | Perang melawan Anti-Jameelahisme | Perang Pengklaiman Papua | Perang melawan ideologi-ideologi Tukul | Perang Tukulnesia-Wikipedia | Perang Amerika-Tukulnesia | Pertempuran Laut Tukul | Perang Miethuania | Perang Puputan | Perang Saudara Barneytopia | Perang Saudara Ke I | Perang Saudara ke II | Perang Salib | Perang Tolololpedia VS Barneytopia | Perang KIIR | Perang Anti Qayyum-Qayyumnesia | Perang Idola | Perang Asia I | Perang FPI-PKI | Perang WARPUZ-Republik Rio | Perang WARPUZ-Tukulnesia | Perang Kerajaan Taman Lawang-Republik Rio | Vandalis Menyerang Kantor TVMC | Invasi Kaum Vandal ke Ciudad Rio | Perang Banci | Perang Korea | Perang Ukraina | Perang Boer | Perang Balkan | Perang Lampuneon Bonaparte | Perang Abyssinia | Perang Troya | Perang Tiga Puluh Tahun | Invasi Teluk Babi | Perang Alexander yang dipertuan Agung | Perang Turki | Perang Gaza | Revolusi Qayyumnesia 2014 | Penyerbuan Kaum Vandal ke Tukulnesia | Konflik DC vs SR | Perang Tzuyu | Perang Jennie-Rosé | Perang Cebong-Kampret | Perang Budaya Benua Tolololpedia|Perang Britania Raya-Negara api|Perang Aremania-Bonek | Perang Syariefola-Latuconia | Perang Syahrezania-Republik Indrawania | Perang RCTI-SCTV | Perang Metro TV-tvOne | Perang Petruk-Cepot | Perang Dingin Windows Mockups