Markus Horison

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Lompat ke: navigasi, cari
Laserbeam.jpg Artikel ini membahas tentang Atlit
Mungkin karena penulisnya kebanyakan nonton bola, atau terlalu mengidolakan Messi,Ronaldo,Rooney,dll sampai-sampai muka dirinya digambar lambang klub kesukaannya.
Mohon berlari dengan telanjang di jalan sambil berteriak "Hidup Persib!","Glory,M.U!","Hala Madrid",dsb.Atau jarah rumah warga setelah membaca artikel ini.
Markus Harison ketika diserang oleh puluhan laser

Markus Harison adalah seorang kiper yang cukup menderita setiap membela timnas sepakbola Indonesia karena gawangnya selalu dibombardir lawan dan dia yang paling sering pontang panting menangkap bola, loncat sana loncat sini, dan ironisnya lagi lebih banyak gagalnya ketimbang berhasil menangkap bola. Walau sebetulnya situasi ini masih lebih mending, daripada dulu saat nama aslinya masih Markus Horisontal. Ketika itu ia hanya bisa mengatasi bola-bola horisontal dan sangat lemah terhadap bola-bola vertikal. Karena tidak mungkin mengubah nama jadi Markus Horisontal-Vertikal-Diagonal ia memutuskan mengganti namanya menjadi Markus Harison.

Terdapat dugaan bek-beknya memang sengaja membuat Markus kelimpungan karena dengki/sirik dengan Markus yang bisa menjebol artis toge macam Kiki Amalia. Selain itu Markus yang memang orangnya kelewat ramah ini hanya bisa nyengir setiap gawangnya kebobolan, sehingga bek2nya gak merasa takut dimarahi kalo malas menjaga pemain lawan.

Markus sangat hobi mempermainkan bola zakarnya, ia juga suka memegang bola di saat-saat genting dengan tujuan tidak penting lalu tiba-tiba memeluknya. Menurutnya ia jadi teringat istrinya saat melakukan itu. Sayangnya itu hanya pendapatnya, penonton di rumah lebih sering tercengang ketika ia bertindak nekad seperti itu.

Prestasi terhebat yang diraihnya "hanya" mungut bola dari gawangnya sebanyak 7 kali ketika Indonesia kalah oleh Uruguay, padahal seharusnya bisa 20 kali gawang Indonesia dibobol untung dia lumayan jago nangkap bola. Walau alasan utama tidak terjadi hujan gol saat itu adalah karena Uruguay diancam tidak akan dapat layanan panti pijat oleh Nurdin Halid.

Markus yang sejak kecil mengalami masalah ketombe ini akhirnya memutuskan menggundul habis rambutnya, biar disangka kiper legendaris Perancis Fabian Bartez, namun sayang gak sampai bisa menyamai prestasinya.

Markus juga punya masalah dengan bopeng wajahnya, namun itu tidak membuat Kiki Amalia melepehnya, apalagi menjadikannya sopir merangkap babu pribadi. Makanya dari itu dia tetap enjoy sebagai kiper timnas.

Terakhir dia merelakan gawangnya dibobol Malaysia sebanyak tiga kali sesaat wajahnya dilaser oleh suporter wanita Malaysia yang diduga ngefans berat dengan Markus. Ia sempat mau berhenti dan tiduran dulu di kasur tapi dibatalkannya karena tidak ada Kiki Amalia di situ. Sepanjang pertandingan Markus direpotkan dengan sinar hijau yang diarahkan ke mukanya. Ini diperparah karena kepalanya licin gundul sehingga makin memantulkan sinar ke segala penjuru. Untungnya Markus masih senang karena setelah dilaser jerawat dan bopengnya hilang semua. Sayangnya ia sudah dipastikan rabun karena sukses dioperasi matanya dengan laser.

Kelelahan Markus menangkap bola saat melawan Malaysia diduga karena dia lelah mempunya istri dua, yakni kiki ama lia. Selain itu dia juga tengah gundah karena namanya sering disebut-sebut sebagai makelar kasus alias markus. Untunglah dia tidak berteman akrab dengan Gayus Tambunan