D.N. Aidit

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
(Dialihkan dari Aidit)
Lompat ke: navigasi, cari
Spinning Communist symbol.gif
☭ ARTIKEL INI MENGANDUNG UNSUR KOMUNISME/SOSIALISME/SAYAP KIRI! ☭

AAAAAAAAAA!!,
Artikel ini penuh Merah/Soviet/Sosialis/Palu Arit/Komunis/G30S/PKI/Korea Utara/Marxisme
,
Artikel ini,
D.N. Aidit
membuatnya rendah, yg terlalu Komunis dan sebaiknya anda lakukan adalah hancurkan obat tetes matanya Aidit, Fidel Castro, Lenin dan Joseph Stalin dengan bus chassis dan katakanlah "WARNING" kepada Komunis. Segera laporkan kemana saja, karena artikel ini pernah terlibat dalam Revolusi Oktober dan G30S/PKI
.

“DASAR KOMUNIS!”

~ Jennie Kim

“Lebih enaklah jadi komunis, BULLSHIT!”

Vbzcfbsdf.jpg
Pidato D.N. Aidit di Taman LawangLapangan Banteng
salah satu foto sensor media pada masa Orde Baru, dimana sebetulnya merupakan foto Aidit ketika sedang berkotbah sebelum memulai G30S/PKI namun mukanya diubah menjadi muka sorang pensiunan lagi boker
Mimpi Aidit yang kandas
Bouncywikilogosmall.gif
Untuk orang-orang yang tidak memiliki rasa humor sekalipun, bangsa(t) Wikipedia yang (sok) tahu, telah mempunyai artikel tentang D.N. Aidit.

Dipo Ndesu Aidit (disingkat D.N.A) (Di jepang si wibu menyebut dia "ai-chan") adalah pendiri Partai Komunis Indonesia, seorang proletariat agamis yang punya cita-cita menghapuskan orang borju dari Indonesia. Awalnya dia jadi rekan Lenin di Rusia namun setelah melihat rekannya menjadi orang sukses dengan membenci orang borju, dia pun ikut2an membenci orang borju, dan memimpikan bisa seperti Lenin bila dia pindah ke Indonesia.

Dia juga diduga menciptakan lagu berjudul "borju" yang dibawakan neo karena kebenciannya pada orang borju.

Waktu itu emang banyak orang borju di Indonesia, terutama tentara yang jadi borju karena suka bawa2 senjata untuk menakut-nakuti Mbokmu agar bisa diperkaos sehingga orang jadi takut. Selain tentara, ada juga kaum borju agamis seperti Habib Rizieq yang menggunakan agama untuk main "Pisang". Namun sebenarnya dia iri ga bisa jadi borju, akhirnya dia minta Cina bikin dia jadi borju tapi si cina ga mau karena kowe olang ga bisa daganglah kata mereka.

Nah dia punya ide agar para tentara borju itu diceburin aja ke sumur (biar bersih, mandi dulu). Maka dibuatkanlah sumur yang dinamai lobang buaya.

Setelah sukses menceburkan para tentara ke sumur itu, orang borju dan yang terlibat G30S/PKI itu bukannya berkurang malah makin nambah seiring datangnya Manohara. Akhirnya Aidit lari terbirit-birit sampai Soeharto yang saat itu belum menjadi borju ikut mengejarnya karena nyangka dia maling.

Ketangkap akhirnya dia ngalamin nasib yang sama dengan korbannya, dicemplungin ke sumur dan diledakin. Akhirnya orang borju bersuka ria mendengar dia gugur secara mulia. Bukan hanya itu, para borjuis pun besukaria menyambut Mampusnya Aidit selama 300.000 tahun lamanya, dan dunia tukulnesia dan dunia gendeng pun seneng ada bahan buat di gampar ama org " gendeng.


    Tulisan ini masih tulisan rintisan. Penulisnya keburu pergi sebelum selesai, mungkin karena penulisnya dibuang ke Lubang Buaya. Anda wajib membantu Tolololpedia untuk mengembangkannya.